Berita Kampus

BEM Politeknik Bina Global Subang Dorong Penguatan SDM Maritim dalam RDP Bersama DPRD Kabupaten Subang

BEM Politeknik Bina Global Subang menyampaikan aspirasi dalam RDP bersama DPRD Kabupaten Subang yang dihadiri pimpinan DPRD, Komisi IV, Bapelitbangda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Disnakertrans mengenai penguatan SDM maritim Lokal

BEM Politeknik Bina Global Subang Dorong Penguatan SDM Maritim dalam RDP Bersama DPRD Kabupaten Subang
Penulis Politeknik Bina Global
Tanggal 15 Jun 2026

Isi Berita

Subang, Senin, 15 Juni 2026 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Bina Global Subang menyampaikan sejumlah aspirasi terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) maritim Kabupaten Subang dalam kegiatan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar bersama DPRD Kabupaten Subang.
RDP tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Subang, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Subang, anggota Komisi IV, serta perwakilan dari Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, dan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Subang.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya peran pendidikan maritim dalam mendukung pengembangan Pelabuhan Patimban serta peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam sektor maritim dan logistik yang terus berkembang.

1. Pelabuhan Patimban Harus Memberikan Dampak bagi SDM Lokal

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Pelabuhan Patimban diharapkan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Subang. Kehadiran pelabuhan internasional tersebut membuka peluang besar dalam sektor logistik, pelayaran, ekspor-impor, pergudangan, hingga industri pendukung lainnya.
Namun demikian, mahasiswa menilai bahwa pembangunan infrastruktur strategis tersebut perlu diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada pengembangan SDM lokal, terutama mahasiswa dan lulusan bidang kemaritiman yang berada di Kabupaten Subang.
Dalam penyampaian aspirasinya, mahasiswa mempertanyakan sejauh mana keterlibatan kampus maritim lokal dalam mendukung kebutuhan tenaga kerja yang akan terus meningkat seiring berkembangnya aktivitas Pelabuhan Patimban.

“Kami berharap keberadaan Pelabuhan Patimban tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi peluang nyata bagi generasi muda Subang untuk memperoleh pendidikan, pelatihan, pengalaman kerja, dan kesempatan berkarier di sektor maritim,” ujar perwakilan mahasiswa.

2. Dorong Kebijakan Pengembangan SDM Maritim

BEM Politeknik Bina Global Subang juga meminta pemerintah daerah menyusun roadmap pengembangan SDM maritim Kabupaten Subang untuk jangka waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan. Menurut mereka, kebutuhan tenaga kerja di bidang maritim, logistik, transportasi, pergudangan, dan ekspor-impor akan terus meningkat seiring dengan pengembangan kawasan Patimban.
Mahasiswa mengusulkan sejumlah program strategis, antara lain:
• Penyediaan kuota magang bagi mahasiswa kampus maritim di Pelabuhan Patimban.
• Kerja sama antara kampus maritim dengan operator pelabuhan dan perusahaan logistik.
• Program sertifikasi kompetensi maritim bagi mahasiswa.
• Pelatihan kompetensi bagi masyarakat dan mahasiswa.
• Prioritas tenaga kerja lokal dalam sektor pelabuhan dan logistik.
• Pembentukan forum komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi mahasiswa.

3. Harapkan Beasiswa Daerah dan Sertifikasi Kemaritiman

Selain peluang magang dan kerja, BEM Politeknik Bina Global Subang secara khusus mengharapkan adanya pengalokasian program Beasiswa Peraturan Daerah (Beasiswa Perda) bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di bidang kemaritiman dan logistik.
Mahasiswa menilai bahwa dukungan pembiayaan pendidikan merupakan salah satu langkah strategis untuk mencetak SDM unggul yang mampu menjawab kebutuhan industri maritim di masa depan.
Selain itu, mahasiswa juga berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan dalam bentuk program sertifikasi kemaritiman yang dapat meningkatkan kompetensi dan daya saing lulusan di dunia kerja.
Menurut mereka, sertifikasi profesi menjadi salah satu kebutuhan penting karena banyak posisi kerja di sektor pelayaran, logistik, dan kepelabuhanan yang mensyaratkan kompetensi tertentu yang dibuktikan melalui sertifikat profesi.
Perlunya Jalur Magang dan Rekrutmen yang Terintegrasi
Dalam RDP tersebut, mahasiswa juga menyoroti masih terbatasnya akses mahasiswa terhadap tempat magang yang sesuai dengan bidang keilmuan maritim. Oleh karena itu, mereka mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Subang memfasilitasi kerja sama atau nota kesepahaman (MoU) antara kampus maritim dengan perusahaan yang beroperasi di kawasan Patimban.
Kerja sama tersebut diharapkan melibatkan operator pelabuhan, perusahaan logistik, freight forwarding, perusahaan pelayaran, hingga industri yang berada di kawasan Patimban sehingga tercipta jalur magang dan rekrutmen yang lebih terstruktur bagi mahasiswa dan lulusan lokal.


4. Kampus Maritim sebagai Mitra Pembangunan Daerah

Mahasiswa menegaskan bahwa kampus maritim di Kabupaten Subang memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan SDM yang dibutuhkan oleh industri maritim nasional.
“Kami tidak meminta perlakuan istimewa, namun kami berharap keberadaan kampus maritim di Kabupaten Subang mendapat perhatian sebagai salah satu aset daerah dalam menyiapkan sumber daya manusia yang akan mendukung perkembangan Pelabuhan Patimban dan sektor kemaritiman nasional,” ungkap perwakilan mahasiswa.

Adapun prioritas aspirasi yang disampaikan meliputi peluang kerja dan magang mahasiswa di kawasan Patimban, penyusunan kebijakan pengembangan SDM maritim Kabupaten Subang, dukungan pemerintah terhadap kampus maritim lokal, program sertifikasi dan peningkatan kompetensi mahasiswa, pengalokasian Beasiswa Perda, serta pembentukan forum komunikasi rutin antara pemerintah, kampus, dan dunia industri.

Menutup kegiatan RDP, BEM Politeknik Bina Global Subang menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari solusi dalam pembangunan daerah.

"Kami hadir bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga menawarkan diri sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan sumber daya manusia maritim Kabupaten Subang. Kami berharap keberadaan Pelabuhan Patimban dapat memberikan dampak nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan generasi muda Subang sehingga mampu menciptakan SDM yang unggul, kompeten, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional." Ujar perwakilan Mahasiswa.
Kembali ke Berita